Jumat, 30 September 2011

SAP CARA MENYUSUI YANG BENAR


                                    SATUAN ACARA PENYULUHAN
“CARA MENYUSUI YANG BENAR”

Judul                          : Cara Menyusui yang Benar
Pokok Bahasan         : a. Pengertian teknik menyusui yang benar
                                       b. Posisi dan perlekatan menyusui
                                      c. Persiapan memperlancar pengeluaran ASI
                                      d. Langkah-langkah menyusui yang benar
                                      e. Cara pengamatan teknik menyusui yang benar
Hari/Tanggal             : Senin, 12 September 2011
Waktu                                    : 30 menit
Tempat                       : Ruang menyusui PICU-NICU
Sasaran                      : Ibu menyusui di PICU-NICU
 

A.         Tujuan Umum:
Setelah dilakukan penyuluhan, peserta mengerti tentang cara menyusui yang benar.

B.          Tujuan Khusus:
Setelah dilakukan penyuluhan, peserta dapat mengetahui tentang:
1.    Pengertian teknik menyusui yang benar
2.    Posisi dan perlekatan menyusui
3.    Persiapan memperlancar pengeluaran ASI
4.    Langkah-langkah menyusui yang benar
5.    Cara pengamatan teknik menyusui yang benar.

C.         Materi
·      Pengertian teknik menyusui yang benar
·      Posisi dan perlekatan menyusui
·      Persiapan memperlancar pengeluaran ASI
·      Langkah-langkah menyusui yang benar
·      Cara pengamatan teknik menyusui yang benar.
D.         Metode
·      Ceramah dan tanya jawab.

E.          Media
·       Leaflet
·       Lembar balik.

F.          Kegiatan Penyuluhan
No
Tahap/Waktu
Kegiatan Penyuluhan
Kegiatan
sasaran
1.
Pembukaan :
3 menit
-     Memberi salam pembuka
-     Memperkenalkan diri
-     Menjelaskan pokok bahasan dan tujuan  penyuluhan
-     Membagi leaflet.
Menjawab salam
Memperhatikan
Memperhatikan

Memperhatikan
2.
Pelaksanaan :
20 menit
-     Menjelaskan pengertian teknik menyusui yang benar
-     Menjelaskan posisi dan perlekatan menyusui
-     Menjelaskan persiapan memperlancar pengeluaran ASI
-     Menjelaskan langkah-langkah menyusui yang benar
-     Menjelaskan cara pengamatan teknik menyusui yang benar.
Memperhatikan


Memperhatikan

Memperhatikan

Memperhatikan

Memperhatikan
3.
Evaluasi :
5 menit
Menanyakan kepada peserta tentang materi yang telah diberikan, dan memberi reinforcement kepada peserta yang dapat menjawab pertanyaan.
Menjawab pertanyaan

4.
Terminasi :
2 menit
-     Mengucapkan terimakasih atas peran serta  peserta
-     Mengucapkan salam penutup
Mendengarkan

Menjawab salam
G.         Pengorganisasian

Pembawa acara           :  Bayu P.M.

            Pemberi materi            :  Anik Puspitasari
            Notulen                       :  Wenny Eka

            Observer                      :  Bayu P.M.

            Fasilitator                    :  Ani Dyah


H.         Evaluasi
1.     Struktur
·      Peserta hadir ditempat penyuluhan
·      Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di ruang menyusui PICU-NICU
·      Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya (SAP, leaflet, lembar balik)

2.      Proses
·      Masing-masing mahasiswa bekerja sesuai dengan tugas
·      Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
·      Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan
·      Peserta mengajukan pertanyaan dan mahasiswa menjawab pertanyaan secara benar

3.      Hasil
·      Para peserta mengerti penjelasan yang telah diberikan


 






MATERI PENYULUHAN
“CARA MENYUSUI YANG BENAR”


A.           Pengertian Teknik Menyusui yang Benar
Teknik Menyusui yang Benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar

B.            Posisi dan Perlekatan Menyusui
Terdapat berbagai macam posisi menyusui. Cara menyususi yang tergolong biasa dilakukan adalah dengan duduk, berdiri atau berbaring.

C.           Persiapan memperlancar pengeluaran ASI
Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan :
1.    Membersihkan puting susu dengan air atau minyak, sehingga epitel yang lepas tidak menumpuk.
2.    Puting susu ditarik-tarik setiap mandi, sehingga menonjol untuk memudahkan isapan bayi.
3.    Bila puting susu belum menonjol dapat memakai pompa susu atau dengan jalan operasi.

D.           Langkah-langkah menyusui yang benar
1.    Cuci tangan yang bersih dengan sabun, perah sedikit ASI dan oleskan disekitar putting, duduk dan berbaring dengan santai.
2.    Bayi diletakkan menghadap ke ibu dengan posisi sanggah seluruh tubuh bayi, jangan hanya leher dan bahunya saja, kepala dan tubuh bayi lurus, hadapkan bayi ke dada ibu, sehingga hidung bayi berhadapan dengan puting susu, dekatkan badan bayi ke badan ibu, menyetuh bibir bayi ke puting susunya dan menunggu sampai mulut bayi terbuka lebar.
3.    Segera dekatkan bayi ke payudara sedemikian rupa sehingga bibir bawah bayi terletak di bawah puting susu. Cara melekatkan mulut bayi dengan benar yaitu dagu menempel pada payudara ibu, mulut bayi terbuka lebar dan bibir bawah bayi membuka lebar.
4.    Bayi disusui secara bergantian dari payudara sebelah kiri, lalu ke sebelah kanan sampai bayi merasa kenyang. 
5.    Setelah selesai menyusui, mulut bayi dan kedua pipi bayi dibersihkan dengan kapas yang telah direndam dengan air hangat. 
6.    Sebelum ditidurkan, bayi harus disendawankan dulu supaya udara yang terhisap bisa keluar. 
7.    Bila kedua payudara masih ada sisa ASI, supaya dikeluarkan dengan alat pompa susu.

E.            Cara Pengamatan Teknik Menyusui yang Benar
Menyusui dengan teknik yang tidak benar dapat mengakibatkan puting susu menjadi lecet, ASI tidak keluar optimal sehingga mempengaruhi produksi ASI selanjutnya atau bayi enggan menyusu. Apabila bayi telah menyusui dengan benar maka akan memperlihatkan tanda-tanda sebagai berikut :
1.    Bayi terlihat kenyang setelah minum ASI.
2.    Berat badannya bertambah setelah dua minggu pertama.
3.    Payudara dan puting Ibu tidak terasa terlalu nyeri.
4.    Payudara Ibu kosong dan terasa lebih lembek setelah menyusui.
5.    Kulit bayi merona sehat dan pipinya kencang saat Ibu mencubitnya
6.    Bayi tidak rewel.

DAFTAR PUSTAKA



Artikel Terkait:




Artikel Terkait:




Artikel Terkait:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar